Jersey AS Roma Terbaru 2024/2025

Jual Jersey AS Roma Home 2025/2026 di toko olahraga Sumacomp Jogja. Harga murah barang berkualitas
Jersey AS Roma Home 2025/2026

JERSEY AS ROMA HOME 2025/2026

Spesifikasi:
Jersey AS Roma Home 2025/2026
Bahan Polyester. Lembut, dingin dan nyaman dipakai.

Harga:
Eceran: Rp. 85.000

Silahkan hubungi kontak:
Telp/ WA: 085742390933

Order bisa langsung datang ke toko atau online

Klik untuk terhubung dengan Instagram kami


Kunjungi Toko kami di:
Sumacomp
Pogung Baru H-16 Jogja

Order Free Ongkir toko online kami di Shopee

JERSEY AS ROMA HOME 3RD 2024/2025

Jual Jersey AS Roma Home 2024/2025 di toko olahraga Sumacomp Jogja. Harga murah barang berkualitas
Jersey AS Roma Home 2024/2025

Jual Jersey AS Roma 3rd 2024/2025 di toko olahraga Sumacomp Jogja. Harga murah barang berkualitas
 Jersey AS Roma 3rd 2024/2025

Spesifikasi:
Jersey AS Roma Home 3rd 2024/2025
Bahan Polyester. Lembut, dingin dan nyaman dipakai.

Harga:
Eceran: Rp. 70.000

Silahkan hubungi kontak:
Telp/ WA: 085742390933

Kunjungi Toko kami di:
Sumacomp
Pogung Baru H-16 Jogja

Order Free Ongkir toko online kami di Shopee

Legenda Francesco Totti dan AS Roma: Sang Pangeran yang Tak Pernah Pergi

Di kota Roma, di mana sejarah dan kebanggaan bercampur menjadi satu napas, lahirlah seorang anak yang kelak menjadi simbol abadi klub kebanggaan kota itu. Namanya Francesco Totti, lahir pada 27 September 1976 — dan sejak kecil, sepak bola adalah bagian dari hidupnya. Namun tak ada yang tahu, bocah kecil dari Porta Metronia ini akan menjadi legenda terbesar yang pernah dimiliki AS Roma.

---

๐ŸŒ… Awal Mula: Bocah Roma yang Setia pada Mimpinya

Totti sudah dikenal di jalanan Roma sebagai anak berbakat dengan bola di kakinya. Ketika ia berusia 12 tahun, klub besar AC Milan mencoba merekrutnya. Tapi sang ibu menolak — “Francesco tidak akan pergi dari Roma.” Keputusan sederhana itu mengubah sejarah.

Pada usia 13 tahun, Totti masuk akademi AS Roma, dan pada 28 Maret 1993, di usia 16 tahun, ia melakukan debut di Serie A melawan Brescia. Dari sanalah semuanya dimulai — sebuah kisah cinta yang tak pernah putus.

---

⚔️ Menjadi Simbol Kota Abadi

Totti tumbuh di masa Serie A penuh bintang — dari Del Piero, Baggio, hingga Zidane — namun ia punya sesuatu yang berbeda: identitas Roma itu sendiri.
Dengan gaya khasnya — teknik halus, visi tajam, dan sentuhan magis — ia membawa Roma ke puncak kejayaan.

Musim 2000–2001 menjadi puncak kariernya. Bersama Batistuta dan Montella, ia memimpin Roma menjuarai Scudetto — gelar Serie A pertama Roma setelah 18 tahun penantian. Kota Roma meledak dalam euforia; para fans berteriak, “Un Capitano! C’รจ solo un Capitano!” — hanya ada satu kapten.

---

❤️ Loyalitas yang Tak Tergantikan

Ketika klub-klub besar seperti Real Madrid datang dengan tawaran megah, Totti menolak semuanya.
Ia berkata:

> “Bermain untuk Roma berarti segalanya bagiku. Meninggalkan Roma berarti meninggalkan hidupku.”



Dalam dunia sepak bola modern yang dikuasai uang, Totti menjadi lambang kesetiaan. Ia tak pernah meninggalkan Roma, bahkan ketika klub terpuruk. Ia tetap menjadi jangkar, pemimpin, dan inspirasi bagi generasi muda.

---

๐Ÿ•Š️ Senja Sang Pangeran

Tahun-tahun berlalu. Cedera datang, usia menua, tapi cinta Totti kepada Roma tidak pernah luntur. Pada 28 Mei 2017, ia bermain untuk terakhir kalinya melawan Genoa di Stadio Olimpico. Seluruh stadion menangis.
Ketika ia berbicara di tengah lapangan, suaranya bergetar:

> “Aku lahir Romawi, aku hidup untuk Roma, dan aku akan mati sebagai orang Roma.”



Hari itu bukan sekadar perpisahan seorang pemain, tapi perpisahan sebuah era romantik sepak bola.


---

๐Ÿ‘‘ Warisan Abadi

Francesco Totti bukan sekadar legenda AS Roma. Ia adalah jiwa klub.
Dengan 785 pertandingan dan 307 gol, ia menjadi top skor sepanjang masa klub dan salah satu pemain paling setia dalam sejarah sepak bola dunia.

Namun lebih dari angka, warisannya adalah loyalitas, cinta, dan kebanggaan terhadap warna merah-kuning — simbol kota abadi, simbol kesetiaan sejati.

---

Francesco Totti bukan hanya “Il Capitano”. Ia adalah Roma itu sendiri.
Selamanya dikenang sebagai Il Gladiatore, sang pangeran yang tak pernah meninggalkan kotanya.

---

Komentar

Postingan Populer